Musa, Bocah Lima Tahun Yang Hafal 29 Juz Al-Quran!


Senin, 14 Juli 2014 17:00

 

Kenali Musa, Bocah Lima Tahun Yang Hafal 29 Juz Al-Quran!
foto via FB Abdillah Syarda

1. Usianya Belum Enam Tahun

 Nama bocah bernama lengkap Abu Musa ini mendadak populer saat dia mengikuti program TV, Hafiz Indonesia. Sejatinya sebelum mengikuti acara tersebut, bocah asal Bangka Barat, Bangka Belitung ini sudah mengikuti beberapa lomba menghafal Al-Quran tingkat nasional.
Setelah meraih kemenangan demi kemenangan, Musa memberanikan diri ikut lomba menghafal Al-Quran tingkat internasional yang digelar di Arab Saudi. Menurut paman Musa, Abu Unaisah, ikutnya Musa dalam ajang dunia itu karena kerjasama TV penyelenggara Hafiz Indonesia dengan Kedubes Arab Saudi di Jakarta.

Mengapa harus Musa? Karena bocah yang belum genap berusia enam tahun ini begitu menyita perhatian saat mengikuti Hafiz Indonesia. Sungguh, mungkin saat anak berusia lima tahun asyik bernyanyi, Musa justru membawa nama baik Indonesia dan agamanya di tingkat dunia. (dre/aia)

2. Belajar Mulai 2 Tahun

 Bakat Musa menghafal Al-Quran memang sudah diasah sedari kecil. Di mana semenjak usia dua tahun, sang ayah, Hanafi, sudah memperkenalkan huruf-huruf Hijaiyah pada Musa. Huruf-huruf itu ditempel di dinding agar selalu diulang-ulang oleh Musa dan sampai dia hafal seluruh huruf.
Kini pelajaran itu sudah membuahkan hasil memuaskan. Selain hafal Al-Quran rupanya Musa si bocah yang belum genap enam tahun ini rajib melakukan ibadah di malam hari seperti salat sunah.

Jika kamu menilai masa anak-anaknya hilang, itu salah besar. Karena selepas subuh adalah waktu bagi Musa untuk bermain dengan teman-temannya. Hebatnya, di sela-sela itu dia masih sempat mengulang menghafal Al-Quran. (dre/aia)

3. Hafal Dalam 30 Menit

 Ketika tampil di acara Hafiz Indonesia, Musa sempat mengaku bahwa dia tinggal menghafal surat An-Nahl dan Bani Israil agar melengkapi kemampuannya hafal 30 Juz Al-Quran. Menurut paman Musa yang menemaninya berjuang di Arab Saudi, Abu Unais, Musa memang bocah luar biasa.
Daya ingat dan daya tangkap Musa memang mengagumkan. Dia mampu menghafal setengah lembar Al-Quran yang besar dalam waktu 30 menit. Tak heran, semenjak masih di kandungan, kedua orangtua Musa rajin mengaji agar kelak anak yang lahir yakni Musa akan menjadi sosok teladan yang begitu mengagumkan. (dre/aia)

4. Buat Juri Menangis

 Jika kamu mendapatkan kesempatan bertemu dengan Musa, maka yang terlihat adalah dia tak ubahnya bocah kecil biasa. Dia masih polos dan suka bermain dengan anak-anak seusianya. Namun Musa sangatlah istimewa, belum genap enam tahun dia memiliki kemampuan menghafal Al-Quran luar biasa.
Musa memang fasih melantunkan ayat suci yang mungkin bahkan kamu belum bisa melakukannya dengan sempurna. Bahkan semenjak tampil di program Hafiz Indonesia, Musa sudah membuat para dewan juri dan penonton kagum.

Awalnya banyak yang tak percaya bocah mungil ini bisa menghagal 29 Juz Al-Quran. Namun saat dites, dengan tenang Musa meneruskan bacaan itu dengan sempurna. Tak sekedar hafal, di usianya yang masih cocok bermain-main itu, Musa juga mampu melantunkan dengan tajwid yang pas. Tak heran aksi Musa mampu membuat beberapa orang menangis haru. (dre/aia)

5. Peserta Termuda

 Saat mengikuti lomba menghafal Al-Quran tingkat dunia di Arab Saudi, rupanya Musa menjadi bocah termuda yang mengikuti ajang tersebut. Dalam lomba yang digelar semenjak Selasa (1/7) – Kamis (3/7) silam, Musa adalah peserta terkecil.
Memang ada peserta lain yang berumur 10 tahun dan 12 tahun, tetapi prestasi Musa luar biasa. Mengikuti ajang internasional untuk kali pertama sebagai peserta termuda, Musa mampu ada di peringkat ke-12 dari 25 peserta yang ikut tampil di Jeddah. Bahkan Musa mendapatkan nilai Mumtaz karena Musa meraih 90,83 poin dari 100 nilai sempurna. (dre/aia)

6. Anak Petani Sederhana

 Kesederhanaan adalah hal yang tertangkap dari Musa. Besar di daerah yang jauh dari ibukota yakni di Bangka Barat, Bangka Belitung, membuat Musa tumbuh menjadi bocah bersahaja yang taat agama. Semenjak kecil memang orangtua Musa sudah mengajarkan pendalaman agama bagi dirinya.
Meskipun memang Musa pernah merasa bosan belajar Al-Quran saat berusia 3,5 tahun, sang ayah, Hanafi tidak menyerah. Kendati Musa sempat menangis, Hanafi tetap percaya bahwa agama akan menjadi landasan kuat untuk kehidupan Musa ke depannya. Karena itu Hanafi sampai meminta bantuan seorang penghafal Al-Quran bernama Sabilar Rosyad.

Tahukah kamu kalau rupanya Musa adalah anak seorang petani? Yap, di sela kesederhanaan hidup mereka, secara bersahaja mereka mengingatkan semua orang bahwa kekuatan terbesar di dunia ini adalah Allah SWT dan sudah menjadi tugas umat-Nya untuk bersyukur dan senantiasa memuja nama-Nya. (dre/aia). Kapan lagi.com

“Membongkar Kecurangan Pilpres di MK” by @Fahrihamzah


Sabtu, 26 Juli 2014

Siapa yang memberi otoritas seorang presiden menyalurkan APBN Ribuan Triliun. ..#SuaraRakyat

Siapa yang memberi kuasa kepada presiden untuk memobilisasi angkatan perang? #SuaraRakyat

Siapa yg memberi kuasa pada presiden untuk mengangkat dan berhentikan pejabat? #SuaraRakyat

Adalah #SuaraRakyat yang sakral dan seketika membuat orang biasa punya kuasa dan kendalikan negara.

Jadi ini tentang #SuaraRakyat yang lahirkan #MandatRakyat dan akhirnya sumber kekuasaan.

Maka, tentang bagaimana #SuaraRakyat diambil dan disalurkan menjadi bukan masalah kecil.

Karena kita harus bertanya terus menerus…dimana kan kedaulatan itu dijaga? #SuaraRakyat

Karena kita harus bertanya…bagaimanakah #SuaraRakyat itu diambil. ..dan kemudian menjadi mandat.

Di sinilah cacat KPU….dan banyak penyelenggara pengambilan #SuaraRakyat. ..

Inilah yang ingin kami tunjukkan bahwa #SuaraRakyat telah dimanipulasi secara massif. ..

Bahwa #SuaraRakyat telah dianggap remeh dan mereka menukarnya dengan basa-basi.

Bahwa #SuaraRakyat yang telah diambil secara kasar dan curang …membuatnya tak memiliki nilai.

Bahwa #SuaraRakyat yang cidera oleh permainan para petugas adalah peristiwa subversif.

Memang ini seperti aneh…kenapa sekarang? Kenapa mendadak? Kenapa walkout (dari KPU)? #SuaraRakyat

Ada banyak jawaban…tapi Yang paling penting adalah karena memang kecurangan nya canggih. #SuaraRakyat

Dengan sistem pemilu seperti ini, tidak mudah kita melacak bahwa kecurangan terjadi dengan massif. #SuaraRakyat

Dan MK adalah tempat kita membuka semua kejanggalan ini…#SuaraRakyat

MK harus memberikan ruang bagi mereka yang ingin menunjukkan bahwa #SuaraRakyat telah dinodai.

Karena #SuaraRakyat yang dinodai tak akan menjadi mandat apalagi kedaulatan

Para lawyer yg punya nama…akan bicara hukum…dan konstitusi…membela #SuaraRakyat

Kami tetap semangat pak…

Ribuan Relawan mengantar Prabowo-Hatta ke MK ‘Gugat Pilpres Curang’ (25/7/2014)

*sumber: https://twitter.com/Fahrihamzah/.

Ini “Hadiah PKS” untuk Prabowo-Hatta


Sabtu, 26 Juli 2014

Inilah hadiah untuk Mr Prabowo bahwa kader PKS sangat militan berjuang di merah-putih pimpinan beliau…apapun yang terjadi kader PKS terus berjuang & solid.

Ikhwah fillah, sejak beberapa hari yang lalu 5 lantai di DPP PKS dipenuhi para mujahid muda yang memeriksa bundel-bundel berkas C1 dan data-data pemilu untuk men-trace kecurangan-kecurangannya.. (Hasil kerja mereka sekarang sudah diserahkan ke MK -ed)

Mereka datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka rela dari habis sahur sampai tengah malam bekerja tanpa mengeluh…

Usia mereka amat sangat muda, tapi semangatnya luar biasa.. Saya kesana beberapa malam menetes airmata saya melihatnya.. Sementara kita bersenang-senang i’tikaf bersama keluarga. Mereka tak sempat i’tikaf karena menjaga dan mengamankan capaian kita…

Teman-teman koalisi Merah Putih yang datang juga terharu.. Sekarang ini Prabowo sendiri melihat para mujahid PKS yang mengawal suaranya dan berbuka bersama mereka.. Mari kita bantu mereka dengan doa dalam sujud-sujud kita agar ALLAH memenangkan dakwah ini walau orang-orang fasik itu tidak suka.. Aamiin ya RABB…

(Eko Suherminto)

Monumen Ground Zero, Bom Bali I


Monumen Ground Zero dibangun untuk mengenang tragedi Bom Bali 1 dan menghormati para korbannya. Tragedi bom Bali 1 terjadi pada tahun 2002 tepatnya tanggal 12 Oktober. Peristiwa ini menyebabkan korban jiwa yang sangat banyak yaitu 202 orang meninggal yang kebanyakan turis asing yang berasal dari Australia. Peristiwa ini terjadi di Jl.Legian daerah Kuta, Bali tepatnya di Sari Club dan Paddy’s Cafe.
Jalan Legian di Kuta memang sangat terkenal akan kehidupan malamnya. Disini, sepanjang jalan menuju pantai Kuta berjejer restoran, kafe dan diskotik dengan berbagai jenis musik dan makanan yang ditawarkan. Semuanya itu memanjakan para turis asing maupun turis lokal apalagi bagi mereka yang senang akan gemerlapnya dunia malam. Jadi tak heran peristiwa Bom Bali 1 mengakibatkan korban jiwa yang banyak karena di jalan Legian ini adalah pusat dari kehidupan malam di Bali.
Monumen Ground Zero Pada Malam Hari

Sebenarnya nama asli monumen ini adalah “Monumen Panca Benua”, tapi orang lebih menyukai sebutan Ground Zero sehingga sampai sekarang nama Ground Zero yang lebih dikenal.

Siang Hari Di Ground Zero
Untuk mencapai lokasi ini sangatlah mudah, Monumen Ground Zero terletak di pinggir jalan legian yang padat lalu lintasnya. Monumen ini terletak di ruang terbuka tanpa ditutupi bangunan lainnya sehingga pengunjung dengan mudah bisa berfoto dengan latar belakang monumen ini.

 

Daftar Nama Para Korban
Di monumen ini terdapat nama-nama dari korban Bom Bali 1 dan di samping kanan kirinya terdapat beberapa tiang bendera. Monumen ini diresmikan pada tanggal 12 Oktober 2004 oleh Kepala Bupati Kabupaten Badung saat itu Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi. Sebelum diresmikan dilakukan upacara dulu oleh warga setempat untuk membersihkan dan meyucikan daerah itu dari aura negatif. (BACKPacker.blogspot)

Hari Al Quds adalah Sebuah Landasan


Afghanistan Protest

New Delhi, LiputanIslam.com — Hari Al Quds (Jerussalem) adalah sebuah landasan, bukan sekedar kegiatan seremonial. Demikian keterangan Syed Jalal Haider Naqvi, Pemimpin Shaheed Mottahhari Society di New Delhi dalam wawancara dengan kantor berita Iran IRNA, Senin (21/7).

“Ini bukan sebuah kegiatan, namun sebuah landasan, yang menyatukan seluruh kaum muslim di seluruh dunia dalam satu suara menarik perhatian seluruh umat manusia terhadap pendudukan ilegal atas Bait-ul-Muqaddas, sebagaimana juga agresi Israel atas penduduk Palestina yang tidak berdosa,” kata Syed Jalal Haider Naqvi.

Menurut Syed Jalal, Hari Al Quds juga dimaksudkan untuk menyatukan seluruh umat manusia pecinta perdamaian tanpa melihat suku, ras dan agamanya, untuk menyuarakan penolakan terhadap zionisme dan imperialisme serta ketidak adilan yang dilakukan oleh para penindas di seluruh dunia.

Dengan memuji upaya-upaya tanpa batas yang dilakukan pemimpin Revolusi Iran Ayatollah Khomeini untuk menyatukan seluruh umat Islam, Syed Jalal mengatakan:

“Dengan menetapkan hari Jumat terakhir bulan Ramadhan sebagai Hari Al Quds Internasional, Imam Khomeini telah menciptakan rantai yang sejak tahun 1979 telah semakin panjang dan panjang. Tidak ada satupun tempat di dunia ini dimana Hari Al Quds tidak diperingati.”

“Tidak diragukan lagi, rantai itu telah menyatukan tidak hanya kaum muslim, namun semua umat manusia dengan pikiran cerdas dan pencari keadilan melawan pendudukan ilegal atas satu tempat suci. Dan mereka dengan satu suara menyerukan perlawanan atas rencana-rencana zionisme,” tambahnya.

Jalal Haider yang juga Sekum Majelis Ulama India menambahkan, “Dengan menempa persatuan di hari yang mulia, umat muslim dan negara-negara lainnya harus mengerahkan tekanan terhadap rezim zionis untuk menghentikan serangan jahatnya di Gaza yang menghancurkan warga Palestina yang tidak bersdosa, termasuk wanita, anak-anak dan orang-orang tua. Dan juga memaksanya meninggalkan wilayah pendudukan.”

Jalal Haider juga mengecam AS atas dukungannya yang “tidak pantas” terhadap penindasan Israel di Palestina yang menurutnya lebih buruk dari tindakan Nazi.

Selain itu Haider mendesak pemerintah India sebagai salah satu pendiri gerakan Non-Blok untuk menggunakan pengaruhnya dan mengerahkan tekanan terhadap rezim zionis untuk meninggalkan Palestina dan menghentikan kejahatannya terhadap warga Palestina.

“Saya mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk mensucikan hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan sebagai Al-Quds Day dan untuk memproklamirkan solidaritas internasional umat Islam dalam mendukung hak-hak sah rakyat Muslim Palestina,” demikian pidato Ayatollah Khomeini ketika pertama kali menyerukan peringatan Hari Al Quds pada tahun 1979.(ca)

Hari Quds Sedunia, Manifestasi Persatuan Dunia Islam Dukung Palestina


Palestina, bumi kelahiran agama Samawi memiliki posisi penting di mata pengikut agama Islam, Kristen dan Yahudi. Palestina pun diyakini sebagai wilayah suci. Baitul Maqdis adalah kota yang kemuliaan dan kesuciannya terlihat seiring dengan terlahirnya agama samawi, karena kota ini menjadi pusat dakwah para nabi besar dan cahaya tauhid serta penghambaan kepada Tuhan Yang Esa. Berbagai peninggalan dan warisan para nabi yang dapat ditemukan di Baitul Maqdis kian mempertebal posisi tinggi maknawi kota ini.

Posisi tinggi Palestina di mata umat Islam memiliki akar sejarah yang mendalam. Baitul Maqdis merupakan kiblat pertama umat Islam. Selama 13 tahun pertama kenabian Muhammad dan selama beliau di Mekkah serta 17 bulan pertama di Madinah, beliau dan umat Islam menunaikan shalat menghadap Masjid al-Aqsa. Baitul Maqdis tercatat kota suci ketiga setelah Mekah dan Madinah. Menurut Imam Ali as, tempat suci ini (Masjid al-Aqsa) merupakan istana surga keempat di bumi setelah Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjid Kufah.

Masjid al-Aqsa juga memiliki poin lain sehingga menempati posisi tinggi dalam pandangan umat Islam. Poin tersebut adalah masjid ini menjadi mikraj Nabi Muhammad Saw. Isra dan Mikraj nabi dimulai dari Masjidil Haram menuju Masjid al-Aqsa kemudian ke langit. Dari Imam Sadiq as diriwayatkan bahwa beliau bersabda, “Masjid al-Aqsa merupakan masjid terpenting dalam Islam dan beribadah tempat suci ini memiliki keutamaan yang besar.” Selain masalah kesucian dan posisi unggul Baitul Maqdis dalam Islam, saat ini yang terpenting dalam isu Palestina bagi dunia Islam adalah isu pendudukan tempat suci ini oleh rezim Zionis Israel yang didukung Barat dan Eropa.

Kisah pelelangan dan pendudukan tempat suci ini kembali pada perang dunia pertama. Ketika pemerintah imperialis demi mensukseskan tujuan busuknya telah menentukan nasib tragis bagi Palestina yang hanya berujung pada pembantaian perempuan dan anak-anak tak berdosa Palestina serta musnahnya ketenangan dan hak-hak kemanusiaan. Pada November 1917 Menteri Luar Negeri Britania Arthur Balfour mengeluarkan pernyataan yang dikenal sebagai Deklarasi Balfour, yaitu deklarasi yang mendukung pendirian negara Yahudi di tanah Palestina. Setelah perang dunia pertama terbukalah kolonialisme Inggris atas Palestina dan Yahudi secara bertahap mulai menjajah bumi Palestina.

Pasca pembentukan rezim ilegal Israel pada tahun 1948, negara-negara Arab terlibat perang dengan rezim ini, namun mereka gagal dan kalah. Tapi pada akhirnya sejumlah negara Arab malah memilih untuk menjalin persahabatan dengan Israel yang sebelumnya mereka musuhi. Selanjutnya Palestina sendirian dalam berjuang merebut kembali tanah air mereka yang dijajah dan dijarah oleh Israel.

Pada tahun 1979 terjadi peristiwa bersejarahdi dunia yang turut berpengaruh pada kondisi Palestina dan sejarah dunia. Peristiwa tersebut adalah kemenangan Revolusi Islam di Iran yang dipimpin oleh Imam Khomeini. Revolusi Islam Iran tidak akan pernah berdamai dengan rezim penjajah Israel dan kubu imperialis serta arogan dunia. Imam Khomeini kemudian menetapkan hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan sebagai hari Quds Sedunia untuk mempersatukan umat Islam dan mengkoordinir mereka membela Palestina dari penjajahan Israel.

Imam Khomeini dalam pesannya pada Agustus 1979 menulis, “Saya meminta seluruh umat Islam dunia untuk menjadikan hari Jumat terakhir bulan Ramadhan – yang termasuk malam-malam Lailatul Qadar dan juga dapat menjadi penentu nasib bangsa Palestina – sebagai Hari Quds dan mengumumkan solidaritas internasional umat Islam dalam mendukung hak-hak legal bangsa Palestina.” Beliaumenambahkan, saya selama beberapa tahun telah memperingatkan kepada umat Islam terkait ancaman Rezim Zionis Israel. Kini Israel dengan buas menyerang saudara-saudara kita di Palestina serta Lebanon selatan. Untuk memberantas pejuang Palestina, Israel tak segan-segan membombardir rumah-rumah warga.

Hari Quds Sedunia tidak terbatas ungkapan solidaritas dan dukungan terhadap bangsa tertindas Palestina dari penjajahan Rezim Zionis Israel. Selama tiga dekade terakhir, Hari Quds Sedunia berubah menjadi simbol resistensi anti imperialisme dan arogansi dunia. Terkait hal ini Imam Khomeini berkata, Hari Quds Sedunia adalah hari penentuan nasib bangsa tertindas, bangsa tertindas harus menyatakan eksistensinya dihadapan negara arogan. Seluruh bangsa tertindas dunia harus bangkit seperti rakyat Iran melawan negara arogan serta membuang bibit penyakit ini ke tong sampah. Pendiri Republik Islam Iran menyebut Hari Quds Sedunia sebagai hari kebangkitan Islam. Imam Khomeini berkata,”Hari Quds, hari Islam. Hari Quds adalah hari di mana kita harus membangkitkan Islam.”

Langkah penting Imam Khomeini, pertama untuk menghidupkan isu Palestina dan menarik kesadaran umat serta pemerintahan Islam akan ancaman rezim Zionis dan kedua merupakan reaksi yang muncul dari kesadaran dan semangat keislaman dalam menyikapi pengkhianatan sejumlah negara Arab yang memilih berdamai dengan rezim Zionis Israel. Sejatinya deklarasi Hari Quds Sedunia oleh Imam Khomeini dan penyebarannya ke seluruh negara-negara Islam telah mengubah Palestina sebagai isu terpenting dunia Islam.

Imam Khomeini ra dalam pesannya mengatakan, “Hari ‎Quds adalah hari sedunia. Bukan hari yang dikhususkan untuk al-Quds, tapi hari ‎orang-orang tertindas menghadapi para arogan…”‎  Bila saat ini, dunia tengah sedih menyaksikan pembantaian para aktivis ‎perdamaian, mengapa tidak menyimak petunjuk Imam Khomeini ra dalam ‎menghadapi arogansi rezim Zionis Israel?‎Cara pandang komprehensif Imam Khomeini ra terhadap masalah perjuangan ‎melawan Zionis Israel mengantarkan beliau pada satu kesimpulan bahwa Zionis ‎Israel adalah manusia-manusia yang tidak pernah taat pada hukum internasional. ‎Mereka berbuat segalanya sekehendak hati. Bagi Israel, masyarakat internasional ‎hanya angin lalu.‎

Dalam pemikiran Imam Khomeini ra, solusi masalah Palestina bukan melalui jalur ‎politik dan diplomasi. Menurut Imam Khomeini ra, rezim Zionis Israel merupakan ‎kanker dan satu-satunya jalan mengobatinya adalah dengan memusnahkannya. ‎Imam Khomeini ra berkeyakinan bahwa negara-negara dunia harus mengisolasi ‎rezim Zionis Israel dan memutuskan segala bentuk hubungan perdagangan dan ‎diplomasi.‎

Sekaitan dengan peran lembaga-lembaga internasional yang berafiliasi dengan ‎kekuatan-kekuatan imperialis dunia, Imam Khomeini ra menyampaikan pandangan ‎tegasnya. Kepada seluruh umat Islam dan banga-bangsa independen dunia Imam ‎berkata, “Umat Islam tidak perlu menanti lembaga-lembaga internasional ‎melakukan sesuatu untuk mereka. Bangsa-bangsa harus bangkit dan memaksa ‎setiap pemerintahnya menghadapi Israel. Jangan cukup hanya dengan ‎mengecam.”‎

Ide Zionisme adalah pemikiran di luar dari ajaran agama Yahudi dan muncul dari kelompok sesat agama samawi ini. Ide Zionisme dan produksinya “Israel” adalah bikinan imperialis dunia untuk menguasai Timur Tengah serta menciptakan perpecahan di tubuh umat Islam. Imam Khomeini mengatakan, “Israel terlahir dari persekongkolan pemerintah imperialis Barat dan Timur serta diciptakan untuk menghancurkan dan menjajah bangsa Muslim. Saat ini pun Israel mendapat dukungan penuh dari para imperialis dunia. Inggris dan Amerika mendorong Israel untuk melakukan agresi beruntun terhadap bangsa Arab dan Muslim dengan memberinya senjata mematikan, dukungan militer dan politik.”

Peringatan Hari Quds Sedunia tahun ini diwarnai dengan agresi brutal rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza. Serangan tak mengenal ampun Israel terhadap warga Gaza secara praktis membuat warga tertindas ini melaksanakan ibadah puasa di bawah hujan bom dan peluru Israel. Setiap saat mereka menyaksikan kematian anak, istri dan kerabat. Di saat para pengklaim pembela HAM dan sejumlah negara Arab hanya bungkam menyaksikan keganasan Israel, harapan warga tertindas Gaza tertuju pada sekelompok umat Muslim yang sadar. Tak diragukan lagi pawai akbar Hari Quds Sedunia tahun ini memiliki arti penting tersendiri mengingat transformasi terbaru di kawasan. Partisipasi luas umat Islam di Hari Quds Sedunia dapat menjadi pukulan mematikan bagi Israel yang tengah berada di kondisi labil dan terancam tumbang.(IRIB Indonesia)

Membuka Satu Katup Aspirasi


logo

Sebuah pertanggungjawaban politik polling menteri yang dilakukan oleh Jokowi Center dan Radio Jokowi.

Teman-teman pers yang baik…

Begitu kami meluncurkan polling menteri hari (24/7) ini, ada banyak tanggapan dari masyarakat luas. Hampir sebagian besar menyatakan dukungan dan antusias yang tinggi terhadap kegiatan tersebut. Itu bukti bahwa betapa banyak masyarakat yang ingin bersuara dan memberikan usulan. Oleh karena itu, kami berpikir ada baiknya kami memberikan semacam pertanggungjawaban politik, baik kronologi, proses maupun klarifikasi.

Pertama, tentang Jokowi Center. Mohon dibedakan dengan Jokowi Centre. Keduanya berbeda lembaga walaupun tujuannya sama. Jokowi Center, didirikan seminggu setelah Pak Jokowi diumumkan sebagai pemenang di Pilgub DKI. Kemudian kami, relawan-relawan yang mendukungnya, segera rapat untuk membuat sebuah media yang mencoba ‘mengawal’ dan terutama melembagakan pemikiran dan laku politik Pak Jokowi. Saat itu kami sudah berpikir bahwa Pak Jokowi seyogianya didorong menjadi calon Presiden RI. Maka kami membuat situsweb www.jokowicenter.com dan diluncurkan pertama kali pada tanggal 28 Maret 2013. Jadi, Jokowi Center itu ada jauh hari sebelum hiruk pikuk Pilpres 2014. Anda bisa lacak dari situsweb kami dan akun twiter kami.

Kemudian hampir setahun sesudahnya, kami menginiasi lembaga baru untuk membantu kampanye Pak Jokowi ketika ia positif dicalonkan menjadi Capres oleh PDIP. Nama lembaga tersebut adalah Radio Jokowi. Radio ini dibuat dengan sistem streaming menggunakan teknologi internet. Tentu kami mendapatkan suntikan tenaga-tenaga relawan baru.

Saya harus tegaskan di sini bahwa kami relawan. Tidak menerima dana sepeserpun dari pihak di luar kami. Kami bekerjasama, bergotong royong untuk mengadakan kegiatan kami sendiri sampai sekarang.

Seminggu sebelum Pilpres dihelat, sudah ada pembicaraan kami bahwa ada baiknya kami mulai ikut ambil bagian menjaring aspirasi masyarakat tentang nama-nama menteri. Tapi saat gagasan itu muncul, kami kerjakan pelan-pelan, tanpa dipublikasikan. Sebab saat itu energi semua relawan fokus ke arah kemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Begitu usai hitung cepat versi televisi, hari itu juga kami rapat. Inti dari rapat tersebut adalah membagi tim menjadi 5 untuk meneruskan kegiatan soal menjaring aspirasi menteri dari masyarakat.

  • - Tim I: Bertugas keliling ke beberapa kota untuk melakukan FGD dengan beberapa kelompok. Beberapa kota yang kami kunjungi: Surabaya, Denpasar, Makassar, Jakarta dan tentu saja Yogyakarta. Kami diskusi dengan para aktivis, politikus, relawan, wartawan, akademisi dan seniman.
  • - Tim II: Mencari jejak rekam nama-nama yang muncul dari sisi integritas dan kapabilitas. Kemudian membuat tabulasi. Sebab yang muncul hampir 500 orang dan kami hanya bisa memilih menjadi 104 orang.
  • - Tim III: Membuat teknologi agar masyarakat dengan mudah bisa memilih.
  • - Tim IV: Tetap menjalankan aktivitas reguler di Radio Jokowi dan Jokowi Center.
  • - Tim V: Menyusun jadwal dan mempersiapkan rapat-rapat dan mesistematisasi kerja. Maklum kami terdiri dari ragam profesi yang berbeda sehingga harus ada yang mengatur itu semua.

Kedua, kerja yang baik bukan secara otomatis kerja yang sempurna. Ketika kami akhirnya meluncurkan polling menteri tepat jam 06.00 pada tanggal 24, kami menyadari bahwa apa yang kami lakukan bukanlah sesuatu yang sempurna. Ada banyak nama, ada juga persoalan teknologi, dan sekian hal lain. Kami serius mengerjakannya dalam kapasitas kami sebagai relawan yang pasti punya keterbatasan. Tetapi kami ambil risiko ini agar setidaknya ada katup yang terbuka. Kalau misalnya ada katup aspirasi lain yang juga terbuka, tentu kami senang. Tidak ada pikiran sedikit pun di diri kami soal kompetisi. Yang ada di pikiran kami hanya: kerjasama. Hal yang sesuai dengan pemikiran Pak Jokowi.

Ketiga, tidak bisa menyenangkan semua orang. Kesungguhan kami mengerjakan kegiatan ini juga kami landasi dengan sikap bahwa kami tidak bisa membuat semua orang senang. Dan kami menolak intervensi dari manapun untuk memasukkan nama dan mencabut nama. Ini kerja tim yang dilakukan dalam waktu lama (terutama proses menjaring nama-nama). Hal tersebut tidak bisa dipertukar dengan apapun karena kami diberi amanat oleh banyak orang. Bahwa kami tidak bisa menyenangkan hati orang, kami terima risiko tersebut. Sebagaimana kami yakin bahwa ketika kelak memilih menteri nanti, Pak Jokowi juga tidak bisa menyenangkan hati semua orang. Tugas beliau adalah membawa Indonesia menjadi negara yang hebat, mandiri dan bermartabat. Bukan untuk menyenangkan hati semua orang.

Keempat, menyangkut teknis ke depan soal polling menteri, kami mengagendakan akan ada rilis hasil polling pada pertengahan Agustus dan pertengahan September.

Kelima, ada kemungkinan kami akan mengadakan kegiatan off line untuk misalnya melakukan diskusi, baik diskusi terbatas maupun diskusi publik tentang visi misi terhadap masing-masing nama yang terpilih. Dengan catatan jika pendanaan kami memungkinkan.

Keenam, sebagai relawan tugas kami adalah menjaring aspirasi rakyat semampu kami dengan segala keterbatasan. Keputusan siapa yang akan menjadi menteri nantinya, tentu saja tetap menjadi hak prerogatif Pak Jokowi.

Demikian pertanggungjawaban ini saya buat, semoga bermanfaat. Jika ada kekeliruan dan kealpaan tim ini, maka tanggungjawab sepenuhnya ada di pundak saya

 

Yogyakarta, 25 Juli 2014

 

Puthut EA

(Penanggungjawab)

Email: puthutea@yahoo.com

 

Daftar koordinator relawan:

1. Koordinator Radio Jokowi dan Jubir: Wisnu Prasetya Utomo. Email: utama4@gmail.com

2. Koordinator Jokowi Center: Randi Dinanta. Email:   randidinanta@gmail.com

3. Koordinator Kerjasama: Fendry Ponomban. Email: fendry@gmail.com

4. Korrdinator Sistem TI:  Aditya Rizki. Email: buluhijau@gmail.com

5. Koordinator Media Sosial: Rifqi Muhammad. Email: rifqimail@gmail.com

 

Catatan: Jika kawan-kawan wartawan membutuhkan wawancara, kami sudah sepakat menunjuk saudara Wisnu Prasetya Utomo sebagai jubir kami.​​​​