BOM DI RITZ CARLTON & MARRIOTT JAKARTA



Seorang warga negara Australia, Nathan Varity, diduga menjadi salah satu korban bom di Hotel JW Marriott. Sebelum ada bom, Nathan sempat mengaku akan rapat di hotel naas tersebut.”Nathan saat itu sedang rapat di Hotel JW Marriott bersama jajaran tinggi sebuah perusahaan,” ujar Sinta, teman Nathan, kepada detikcom di RS Jakarta, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2009).Shinta mendatangi RS Jakarta bersama Duncen, suaminya yang adalah warga negara Australia. Sebelum ke RS Jakarta, mereka sempat mencari Nathan ke beberapa rumah sakit tetapi tidak berhasil menemukannya.”Saya sudah ke Medistra, sudah ke RS Jakarta, tinggal RSPP yang belum,” tuturnya.Sinta mengatakan Nathan adalah teman dekat dari teman suaminya. Dan Nathan tidak memiliki keluarga di Indonesia.

Saat mendengar ledakan pertama, Koki Ritz Carlton, Aryo Pinandito, sempat berkelakar paling-paling cuma tabrakan. Tiba-tiba, ada bom yang meledak lagi tepat di dekat Aryo. Aryo pun mengalami luka-luka.

“Saat kejadian, Aryo mendengar ledakan pertama. Dia becanda ke temannya paling tabrakan. Tahu-tahu ada ledakan berikutnya di dekatnya. Aryo kena serpihan kaca di tangan dan kuping,” cerita  Rismadi, mertua Aryo di RS Jakarta, Jumat (17/7/2009).

Sebelum ledakan, Aryo sempat mengupdate status facebooknya dengan menulis ‘Ready to Mu’. “Saya sempat membaca facebook Aryo “Ready to MU. Karena memang Ritz sedang bersiap-siap menjamu MU,” kata Rismadi.

Rismadi mengetahui insiden bom di Rizt Carlton dari sang istri yang berada di Jambi.

“Dia melihat dari televisi dan langsung menginformasikan ke saya. Katanya kuping dan tangan Aryo berdarah,” ujarnya.

Bom meledak di Hotel JW Marriott pukul 07.45 WIB. Selang 2 menit kemudian, bom meledak di Ritz Carlton. Sebanyak 15 korban dirawat di RS Jakarta. Keluarga korban pun masih terus berdatangan.

Diduga masih ada bom di Hotel JW Marriott. Tim Gegana Mabes Polri akan melakukan evakuasi bahan peledak di hotel tersebut. Demi alasan keamanan, seluruh pengunjung diminta menjauhi area lobi hotel.

“Pada seluruh wartawan atau pengunjung, harap meninggalkan lokasi karena akan segera dilakukan evakuasi bahan peledak,” kata seorang petugas Gegana lewat pengeras suara di lokasi, Jumat (17/7/2009).

Sumber: DetikNews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s