SOPPENG MAU DIBAWA KE MANA?


Saya berkesempatan untuk menikmati sebagian kecil dari keindahan daerah Soppeng. Walaupun sedikit dipusingkan oleh gambar-gambar para calon Bupati dan Wakilnya yang berjejer dan mendominasi pinggir jalan sepanjang perjalanan dari arah Camba  Kabupaten Maros. Jalan yang berkelok dan sudah agak rusak, tidak mengurangi semangat saya untuk dengan seksama merasakan indahnya daerah tanah kelahiran saya ini.

Kabupaten Soppeng adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Watansoppeng. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.359,44 km2 dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 250.000 jiwa.

Sejarah

sejarah soppeng diawali dengan munculnya “tomanurung” dalam istilah bahasa Indonesia dikenal sebagai orang yang muncul seketika. Saat itu, masyarakat Soppeng tengah dilanda kegetiran dan kemiskinan ditambah dengan penderitaan rakyat, maka berkumpullah toko-toko masyarakat “tudang sipulung” untuk membahas masalah ini, di tengah pembericaraan mereka, seekor kakak tua (dalam bahasa bugis dikenal sebagai “cakkelle”). Cakkelle ini terbang tepat di atas perkumpulan itu, sehingga para toko yang melihatnya merasa ada sesuatu yang lain dari cakkelle ini. Akhirnya, pimpinan tudang sipulung, menyuru si Jumet, salah seorang toko masyarakat bersama dengan rekannya yang lain untuk mengikuti cakkelle tersebut.

Geografis

Soppeng terletak pada depresiasi sungai Walanae, yang terdiri dari daratan dan perbukitan, dengan luas daratan ± 700 km2 serta berada pada ketinggian rata-rata antara 100-200 m di atas permukaan laut.

Luas daerah perbukitan Soppeng kurang lebih 800 km2 dan berada pada ketinggian rata-rata 200 m di atas permukaan laut. Ibukota Kabupaten Soppeng adalah kota Watansoppeng yang berada pada ketinggian 120 m di atas permukaan laut.

Kabupaten Soppeng tidak memiliki wilayah pantai. Wilayah perairan hanya sebagian dari Danau Tempe. Gunung-gunung yang tertinggi yang ada di wilayah Kabupaten Soppeng menurut ketinggiannya:

Kabupaten soppeng memiliki tempat-tempat wisata berupa permandian air panas alami yang bernama “LEJJA”, Kolam permandian mata air”OMPO”, dan permandian alam “CITTA”. Lejja berjarak ± 40 Kilometer dari pusat kota. terletak di desa Batu-batu Kecamatan Marioriawa. Kecamatan

  1. Donri-Donri
  2. Ganra
  3. Lalabata
  4. Liliriaja
  5. Lilirilau
  6. Marioriawa
  7. Marioriwawo
  8. Citta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s