SATU MUHARRAM


Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu. Hari ini, Selasa tanggal 1 Muharram 1432H merupakan rangkaian perjalanan waktu di bumi dan dunia malakut dimana penanggalan menjadi  bagian sejarah manusia dalam memberi arti kehidupan dari detik ke detik dari menit ke menit dan seterusnya. Sebenarnya waktu masuknya 1 Muharram tepat pada saat matahari terbenam di hari Senin tanggal 5 Desember 2010, sehingga atmosphere tahun baru kita dimulai pada saat itu.

Disetiap tahun baru apapun namanya, manusia di seluruh penjuru bumi merayakan dan memberi arti  atau makna yang  berbeda-beda. Ada yang memaknainya sebagai starting point, ada juga sebagai Estafeting point , dan bahkan ada juga yang belum bisa memahami dan mendapatkan keberartiannya. Kalau ini  disebut tak berarti  tapi bukan tanpa makna.  Karena boleh jadi memaknai hal tersebut diluar jangkauan akal dan pikiran kita. Hal ini sangat beralasan karena sifat dan kondisi kejiwaan, perilaku, lingkungan, budaya, dan pemahaman agama yang dianut oleh manusia berbeda-beda. Kita bisa sama sebagai: “manusia satu turunan dari Nabi adam dan Siti Hawa”, “suku”, “kampung/desa/kabupaten/propinsi/Negara/bumi”, “budaya/aliran/partai/golongan/”, “agama/mahzab/Imam”, tetapi kita memiliki DNA yang sangat eksklusif dan kekhasan pikiran dan jiwa (mindsoul), manusia diciptakan sebagai case based creation (CBC), sehingga tidak ada manusia didunia ini memiliki segalanya sama dengan seorang atau orang lainnya.  Hal menungkinkan munculnya berbagai keragaman makna  pada setiap sendi-sendi manusia dan kemanusiaan seiring dengan perjalanan waktu dan jaman.

Setiap kali menjelangnya awal Muharram, kita semua akan diingatkan dengan peristiwa hijrah Rasul. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya yang menjadi pedoman dan kebiasaan umat muslim di Indonesia tercinta ini.  Hijrah Rasul merupakan satu perkara yang sangat penting dalam sejarah, bukan saja kepada kita kaum muslimin, bahkan juga alam keseluruhannya. Betapa tidak, hijrah telah mengubah corak peradaban dunia. Dan dampaknya terasa hingga hari ini.

Umat Islam sebagian besar telah menjadikan peristiwa hijrah Rasul sebagai permulaan tahun dalam kalender Islam.Pemahaman bahwa permulaan tahun hijrah adalah pada bulan Muharram sudah sangat umum bagi kita kebanyakan, tetapi terdapat banyak juga bukti otentik dan pengkajian sejarah tentang Hhijrah Rasul meyakini dan mengatakan bahwa hijrah Rasul berlaku berlaku pada bulan Rabiul Awwal. Syeikh Sofyurrahman al-Mubarakfuri menyatakan bahwa Rasulullah s.a.w. meninggalkan rumah pada malam 27 Safar tahun ke 14 daripada kenabian. Ia bersamaan 12 atau 13hb September 622M. Kemudian, baginda bersembunyi di dalam gua selama tiga malam, yaitu malam Jum’at, Sabtu dan Ahad. Dan pada malam senin, 1 Rabiul Awwal, bersamaan 16 September 622M, baginda berdua beredar meninggalkan gua bersama dengan Abdullah bin Uraiqith, yang memandu jalan. Baginda sampai di Quba’ pada hari senin, 8 Rabiul Awwal, tahun pertama Hijrah. Ia bersamaan dengan 23 September 622M. Baginda berada di Quba’ selama empat hari, yaitu hari senin, Selasa, Rabu dan Kamis. Pada hari kelima, yaitu hari Jum’at, 12 Rabiul Awwal, baginda sampai ke Madinah. (Ringkasan kitab ar-Rahiqul Makhtum, m/s 154-166).

Mengapa hijrah diperkenalkan pada bulan Muharram, sedangkan hijrah Rasul berlaku pada bulan Rabiul Awwal? Sebenarnya, permulaan bilangan tahun hijrah, sekalipun dihitung bermula dengan hijrah Rasul, namun hanya berlaku pada jaman pemerintahan Saidina Umar r.a. yaitu pada tahun ke 17 Hijrah. Ada juga yang menyatakan pada Rabiul Awwal tahun ke 16 hijrah . Sebelum dari tarikh tersebut, umat Islam telah  mempunyai nama-nama bulan, namun mereka tidak menentukan tahunnya.

Terdapat banyak faktor yang mendorong Saidina Umar menentukan tarikh, antara lain  karena  Saidina Umar menerima satu surat tentang pengumpulan harta, dan ia bertulis pada bulan Sya’ban. Beliau bertanya: Sya’ban yang mana satu, Sya’ban yang lepas, atau Sya’ban sekarang, atau Sya’ban akan datang? Ada juga yang menyatakan bahawa orang pertama yang menulis tentang tarikh ialah Ya’la bin Umayyah r.a.. Beliau telah menulis surat dari Yaman, kepada Saidina Umar dengan menulis tarikh, dan Saidina Umar menganggap baik perkara tersebut, akhirnya beliau ingin memulai penentuan tarikh. Selanjutnya Abu Musa al-Asy’ari telah menulis satu surat kepada Saidina Umar, menyatakan bahwa telah sampai kepada beliau banyak surat-surat dari Saidina Umar tanpa tarikh (dan ini  menimbulkan kekeliruan). Lalu Saidina Umar mengumpulkan para sahabat untuk membincangkan tentang penentuan tarikh.

Setelah Saidina Umar r.a. mengumpulkan para sahabat untuk menentukan permulaan tarikh, timbul empat cadangan dalam menentukan permulaan tahun Islam. Empat perkara tersebut ialah tarikh kelahiran baginda, atau dari tarikh baginda dibangkitkan menjadi rasul, dari tarikh hijrah atau dari tarikh kewafatan baginda. Lalu akhirnya mereka sepakat untuk menjadikan hijrah Rasul sebagai asas permulaan tarikh Islam. Mereka tidak menjadikan tarikh kelahiran dan kebangkitan sebagai asas, kerana terdapat khilaf tentang bilakah kedua-dua peristiwa tersebut berlaku. Dan tarikh kewafatan pula, sekalipun jelas waktunya, adalah tidak sesuai dijadikan permulaan tarikh, kerana ia merupakan tarikh yang amat menyedihkan. Sehingga peristiwa hijrah adalah peristiwa yang paling sesuai untuk dijadikan permulaan tarikh. Saidina Umar menyatakan kata-katanya yang masyhur,

الهجرة فرقت بين الحق والباطل، فأرخوا بها

Hijrahlah yang membedakan antara kebenaran dan kebatilan. Maka jadikanlah ia asas permulaan tarikh ”.

Berkata al-Imam as-Suhaili, para sahabat sebenarnya mengambil asas tahun hijrah berdasarkan firman Allah SWT dalam Surah at-Taubah Ayat 108 yang bermaksud:

لا تَقُمْ فيهِ أَبَداً لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوى‏ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَنْ تَقُومَ فيهِ فيهِ رِجالٌ يُحِبُّونَ أَنْ يَتَطَهَّرُوا وَ اللهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرينَ

Sesungguhnya masjid yang didasarkan di atas ketaqwaan (Masjid Quba’) sejak dari hari pertama adalah lebih patut kamu bersolat di dalamnya ”. Surah at-Taubah: 108.

Dan setelah para sahabat sepakat untuk menjadikan peristiwa hijrah sebagai asas permulaan tahun Islam, mereka membahas pula, tentang dari bulan manakah dimulai perhitungan tahun. Maka timbullah berbagai pendapat. Ada yang mengusulkan supaya dimulai dengan rajab, dan ada pula dengan ramadhan. Namun Saidina Usman berpendapat supaya dimulai dengan bulan muharram. Antara alasannya ialah ia adalah bulan haram (bulan yang dihormati oleh masyarakat arab, kerana diharamkan berperang padanya), dan ia juga adalah masa kembalinya para jemaah daripada menunaikan ibadah haji. Dan antara sahabat yang juga mengusulkan  bulan muharram ialah Saidina Umar dan Saidina Ali. Akhirnya, mereka telah memilih bulan muharram sebagai permulaan tahun hijrah, dan bukannya rabiul awwal. Inilah sebagian fakta yang berkaitan dengan persoalan tarikh hijrah. Semoga fakta ini,  menghilangkan kekeliruan tentang persoalan bilakah sebenarnya berlaku peristiwa hijrah Nabi s.a.w. Hijrah sebenarnya mengingatkan kita tentang pengorbanan dan  perjuangan umat Islam. Hijrah juga menyadarkan kita bhawa kita senantiasa bergerak menuju Allah SWT. Orang yang berhijrah adalah orang yang berusaha meninggalkan dosa-dosa dan maksiat. Dan masalah itu tidak akan tercapai melainkan dengan usaha yang tinggi. Dan ingatlah bahawa orang yang berhijrah senantiasa memerlukan bimbingan Allah dalam hijrahnya menuju Allah. Hijrah bukan karena Allah adalah sia-sia,dan hijrah tanpa bimbingan Allah, tidak akan sampai ke tujuannya.

SELAMAT TAHUN BARU 1432 H


• Sumber utama artikel ini ialah kitab Fathul Bari, Syarah Sohih Bukhari. (Kitab Manaqib al-Ansar, bab at-Tarikh, juz 7, m/s 341, 342).

Sumber: kolaborasi secara imajiner dengan Niezam Alkaziem

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s