Minyak Anjlok, Dow Jones Terpangkas 139 Poin.


Jum’at, 06 Mei 2011 | 08:19 WIB

TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO Interaktif, New York— Sektor energi menjadi pemicu kejatuhan harga saham di bursa Wall Street seiring anjloknya harga minyak serta mengecewakannya data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Indeks saham utama Dow Jones industri terpangkas 139,41 poin (1,1) persen ke level 12.584,17. Dimana saham Exxon Mobil terkoreksi US$ 2,19 (2,6 persen) menjadi US$ 82,62 dan saham Chevron juga turun US$ 2,06 (2,06) menjadi US$ 102,62, setelah harga minyak merosot dibawah US$ 100 per barel.

Data klaim pengangguran AS yang dirilis semalam menunjukan 474 ribu jiwa, meningkat dari bulan sebelumnya 431 jiwa, dan juga lebih tinggi dari perkiraan para analis sebesar 415 ribu.

Indeks saham teknologi Nasdaq juga turun 13,51 poin (0,5 persen) ke level 2.814,72. Dan indeks S&P 500 juga melemah 12,22 poin (0,91 persen) menjadi 1.335,10.

Jatuhnya harga minyak yang cukup dalam memicu kepanikan di bursa saham dan para investor mengamankannya portofolionya kedalam dolar AS setelah data klaim pengangguran meningkat melebihi perkiraan para analis yan mencapai level tertingginya sejak Agustus tahun lalu.

“Dolar AS kembali menguat seiring jatuhnya harga minyak,” kata Dave Rovelli, manajer perdagangan ekuitas Canaccord Genuty. “Kini pemodal kembali ke aset yang dianggap aman, sehingga perdagangan aset yang beresiko berjatuhan”.

Harga saham berjatuhan dipicu oleh data tenaga kerja yang mengecewakan sehari setelah keluarnya data tenaga kerja bulanan dari pemerintah. Ditambah lagi harga minyak dan logam merosot dan dolar AS melemah terhadap mata uang Jepang dibawah 80 yen.

WSJ.COM/ VIVA B. K

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s