Pengungsi Kelaparan Somalia, Berarak Menuju Kenya


Ribuan pengungsi Somalia berbondong-bondong menuju ke Kenya dalam menghindari kekeringan meluas dan kondisi kemanusiaan yang memburuk di negara mereka.Para pengungsi itu yang sebagian besarnya perempuan dan anak-anak, menempuh perjalanan jauh dan penuh resiko, menuju kamp pengungsi terbesar di dunia, Dadaab, di utara Kenya.

Kamp itu dibangun pada tahun 1991 dan mampu menampung 90.000 pengungsi, namun saat ini sekitar 440.000 orang hidup di sana, yang jelas di luar daya tampung kamp tersebut.

Setiap harinya diperkirakan 1.500 warga pengungsi Somalia memasuki kamp tersebut setelah meninggalkan rumah dan kampung halaman mereka karena kekeringan dan kelaparan.

Pekan lalu, PBB mengumumkan bencana kelaparan di dua wilayah selatan Somalia dan Sekjen PBB, Ban Ki-moon mengharapkan bantuan dari negara-negara dunia hingga 1,6 milyar USD guna membantu dua wilayah tersebut.

Rabu (27/7), sebuah pesawat milik PBB mendarat di bandara Mogadishu, ibukota Somalia, mengangkut 10 ton bahan makanan. Ini merupakan pesawat pertama PBB yang mendarat di Somalia sejak dua tahun lalu.

Juru Bicara Program Pangan Dunia (WFP), Susannah Nicol di Nairobi mengatakan, “Ini merupakan pesawat pertama dari beberapa pesawat yang akan terbang dalam beberapa hari mendatang.”
(IRIB/MZ/AR)

Last Updated ( Thursday, 28 July 2011 11:12 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s