Gelombang Ketiga Kecenderungan Manusia akan Islam Telah Dimulai


Ayatollah al-Udzma Sayid Ali Khamenei atau Rahbar, Rabu malam (12/10) saat bertemu dan berbincang-bincang dengan ulama dan santri Syiah dan Ahli Sunnah provinsi Kermanshah menyebut gerakan rakyat di Timur Tengah dan keputusasaan Barat terhadap sistem Kapitalisme sebagai gelombang ketiga kecenderungan manusia kepada Islam.Rahbar dalam penyampaiannya membagi tiga gelombang kecenderungan manusia kepada Islam yang pernah terjadi di dunia. Gelombang pertama dimulai berbarengan dengan kemenangan Revolusi Islam dan gelombang kedua terjadi pasca kehancuran sistem Marxisme.

Pada kenyataannya, kawasan Timur Tengah masih berada dalam transformasi Kebangkitan Islam. Ciri khas paling menonjol dari gerakan ini adalah kesadaran bangsa-bangsa yang mendasari kebangkitan ini. Sebelumnya, pelbagai peristiwa terjadi bertahun-tahun di balik wajah pendaku Liberal Demokrat, tapi kini segalanya terbalik. Apa yang terjadi saat ini merupakan manifestasi dari kehendak rakyat yang berujung pada sebuah perubahan besar. Kehendak rakyat bukan hanya menciptakan perubahan besar, tapi juga berdampak besar pada sistem Kapitalisme yang tanda-tanda kehancuranya semakin jelas. Barat tentu saja tidak tinggal diam dan berusaha keras mempertahankan hegemoni mereka di dunia. Seperti biasanya, kekuatan hegemoni berusaha menyebar perpecahan di tengah-tengah umat Islam guna mencegah perubahan ini mendunia.

Tapi yang harus diakui ada dua kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Pertama, sistem Kapitalisme Barat tengah berada di akhir hayatnya. Namun harus ditekankan juga bahwa titik akhir itu akan menjadi awal dari kehendak rakyat yang ingin bebas dari kungkungan kekuatan hegemoni dunia. Ini berarti berakhirnya periode pengambilan keputusan sepihak dari kekuatan-kekuatan hegemoni terkait nasib bangsa-bangsa di dunia.

Sekalipun perubahan ini menyebar hingga ke Eropa dan Amerika, tapi tetap saja harus ditegaskan bahwa pusat perubahan ini ada di Afrika Utara dan Timur Tengah Karena perubahan yang terjadi dipicu dari Tunisia, Mesir, dan Libya. Itulah mengapa Barat berusaha mengalihkan perubahan ini ke Timur Tengah. Karena mereka tahu benar bila kawasan kaya sumber-sumber energi ini terlepas dari cengkeraman mereka dan kecenderungan kepada Islam semakin meningkat, maka itu sama dengan kehancuran sistem Kapitalisme. Di sini, Israel adalah rezim yang paling dahulu hancur.

Penegasan Rahbar akan pentingnya mengenali esensi konspirasi yang dilakukan terhadap Islam, membuat beliau menyebut peran ulama sangat penting dalam upaya pencerahan masyarakat terkait konspirasi musuh-musuh Islam. Sejatinya, singgungan Rahbar akan aksi-aksi penyebaran perselisihan di tengah umat Islam, terutama terkait Syiah dan Ahli Sunnah dalam rangka mengingatkan umat Islam, bahwa konspirasi ini justru melemahkan Islam. Bila itu terjadi, maka mazhab-mazhab yang ada juga terkena imbasnya. (IRIB/SL)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s