Megawati: Indonesia Bangsa Multikultur Penuh Toleransi



Megawati: Indonesia Bangsa Multikultur Penuh Toleransi

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan Indonesia merupakan bangsa dan negara yang multikultur dan pluralis serta dikenal ramah dan penuh toleransi.
“Indonesia identik dengan Pancasila yang mengemas perbedaan dalam kerukunan. Kalau dengan orang lain saja kita bisa menerima dengan suka cita, mengapa dengan bangsa sendiri tidak bisa toleransi,” kata Megawati Soekarnoputri di sela-sela perayaan ulang tahun suaminya, Ketua MPR Taufiq Kiemas ke-70 di Jakarta, Senin.
Acara perayaan ulang tahun Taufiq Kiemas ke-70 sekaligus peluncuran buku berjudul “Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam” itu diadakan di Rafflesia Ballroom, Balai Kartini, Jakarta Selatan.
Karena itu, dia berharap bangsa Indonesia bisa menghargai perbedaan pandangan, politik maupun budaya tanpa melakukan paksaan terhadap orang lain.
“Perbedaan jangan sampai mendorong kekerasan dan pemaksaan. Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah, sopan santun dan penuh toleransi,” ujarnya.
Sebelumnya, Puan Maharani, putri Taufiq Kiemas-Megawati Soekarnopurti, mengatakan kedua orang tuanya tidak pernah membicarakan masalah politik bersama-sama.
“Saya pernah tanya kepada mama, mengapa tidak pernah mendengar papa dan mama diskusi soal politik. Ternyata jawabannya simpel, kata mama, kalau bicara politik pasti berantem,” kata Puan Maharani.
Puan mengatakan kehidupan Taufiq dan Mega sangat unik. Puan bersama kedua kakak laki-lakinya merasakan kehidupan keluarga Taufiq-Mega yang dipenuhi suka duka, manis pahit dan pasang surut kehidupan politik.
Acara perayaan ulang tahun dan peluncuran buku itu  dihadiri sejumlah tokoh dan politisi nasional serta beberapa diplomat dari negara-negara sahabat.
Beberapa tokoh yang terlihat menghadiri acara tersebut antara lain mantan Presiden BJ Habibie, mantan Ketua DPR Akbar Tanjung, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Menteri Pertanian Suswono, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua PBNU Said Agil Siradj dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.(rr)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s