Akibat Menyombongkan Diri Di Hadapan Rasulullah Saw


 

Ubai salah seorang pemuka zalim dan musyrik yang sombong. Ia sangat membenci dan memusuhi Rasulullah Saw. Suatu hari Rasulullah Saw lewat di samping Ubai. Begitu pandangan mata Ubai mengarah kepada Rasulullah Saw, dengan kurang ajar sambil menunjuk kudanya ia berkata, “Hai Muhammad! suatu hari aku akan mengendarai kuda ini untuk memerangi kamu dan akan kubunuh kau!”

Dengan tenang dan tersenyum Rasulullah Saw menjawab, “Boleh jadi sebaliknya dan aku yang membunuhmu!”

Setelah beberapa lama terjadilah perang Uhud (pada tahun 3 setelah Hijrah). Ubai berada di barisan musuh. Begitu perang dimulai, dengan suara lantang Ubai berkata, “Di mana Muhammad! Hai Muhammad! Hari ini aku datang untuk membunuhmu!”

Rasulullah menuju medan pertempuran dan berkata, “Demi Allah! Kau tidak akan bisa melepaskan diri!”

Kemudian Rasulullah Saw mengambil tombak salah satu sahabatnya dan langsung melemparkannya ke leher Ubai. Leher Ubai terluka. Ia terjatuh dari kudanya dan berteriak, “Aah… Muhammad telah membunuhku!”

Teman-teman Ubai membawanya ke tepi dan menenangkan hatinya seraya berkata, “Jangan takut! Tidak terjadi apa-apa…lukamu tidak parah. Mengapa kamu tidak tenang?!”

Namun Ubai tetap berteriak-teriak dan berkata, “Tidak. Pukulan Muhammad benar-benar mengenaiku. Kalian tidak tahu, suatu hari kepadaku ia berkata, “Aku akan membunuhmu! Berarti aku akan mati dengan luka ini…!”

Kenyataannya memang demikian. Sehari setelahnya Ubai tewas! (IRIB Indonesia / Emi Nur Hayati)

Sumber: “Sad Pand va Hekayat” Nabi Muhammad Saw.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s