Hak Tetangga


 

Imam Ali as di detik-detik terakhir hidupnya berwasiat kepada anak-anaknya agar menghormati para tetangganya dan memenuhi hak-hak mereka. Terkait masalah ini kepada anak-anaknya Imam Ali as berkata:

“Rasulullah Saw mewanti-wanti kami sedemikian rupa terkait masalah tetangga sehingga kami beranggapan beliau akan menyampaikan sebuah ayat kepada kami bahwa tetangga mendapatkan bagian harta warisan dari orang mukmin dan …”

Seorang lelaki Anshar menemui Rasulullah Saw dan berkata, “Wahai Rasulullah! Saya baru saja membeli sebuah rumah dan saya menyukai rumah tersebut. namun saya memiliki seorang tetangga yang mengganggu saya dan membuat saya tidak nyaman.”

Rasulullah Saw tidak suka terhadap apa yang terjadi, kemudian beliau memerintahkan Imam Ali, Salman dan Abu Dzar untuk pergi ke masjid dan menyampaikan sabdanya dengan suara keras, “Barang siapa yang mengganggu tetangganya, maka ia tidak beriman.”

Demikian juga Imam Ali berkata, “Suatu hari ada seorang lelaki mendatangi Rasulullah Saw dan berkata, “Saya berencana membeli sebuah rumah. Saya ingin bertanya kepada Anda tentang tempat yang paling tepat untuk tinggal?” Rasulullah Saw bersabda, “Sebelum engkau membeli rumah, tanyakan tentang orang-orang yang bertentanggaan dengan rumah tersebut. kemudian bersabda, “Adapun terkait bepergian, carilah teman seperjalanan yang baik dan pergilah bersamanya!” (IRIB Indonesia / Emi Nur Hayati)

Sumber: “Sad Pand va Hekayat” Nabi Muhammad Saw.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s