Hadis Akhlak Ushul Kafi: Mencium


1. Imam Shadiq as berkata, “Jangan mencium kepala atau tangan seseorang, kecuali Rasulullah Saw atau seperti beliau.”[1] (Menurut sebuah pendapat adalah para Imam Maksum as, para sayid dan ulama serta pada saat yang sama tidak ada yang mengharamkan masalah mencium tangan atau kepala orang lain)

 2. Imam Musa Kazhim as berkata, “Tidak masalah bagi seseorang yang mencium orang lain dikarenakan hubungan keluarga. Ciuman saudara pada pipinya dan mencium Imam as di antara dua matanya.”[2]

3. Imam Shadiq as berkata, “Tidak boleh mencium bibir, kecuali kepada istri atau anak kecil.”[3]

Sumber: Vajeh-haye Akhlak az Ushul Kafi, Ibrahim Pishvai Malayeri, 1380 Hs, cet 6, Qom, Entesharat Daftar Tablighat-e Eslami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s