Teuku Dani : Jusuf Kalla dan Kiprah Perdamaian Aceh


Yusuf K
Monday, May 19, 2014 Share berita ini :

Hari ini, Senin 19 Mei 2014, PDI-P telah resmi menetapkan pasangan Capres Joko Widodo dan Cawapres Jusuf Kalla  kepada publik serta kedua pasangan ini sudah mendaftar ke KPU pada pukul 14.05 WIB, Jokowi dan Jusuf Kalla di usung oleh beberapa Partai Nasional antara lain : PDI-P, NasDem, PKB dan Hanura. Teuku Dani (36) salah seorang tokoh politikus Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Saat di temui  Reporter acehtraffic.com di Bandara Internasional Kuala Namu Medan menyampaikan pandangannya tentang kiprah sosok Jusuf Kalla selaku mantan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2004-2009 yang siap mendampingi Cawapres Joko Widodo?

Saya melihat Jokowi dan Jusuf Kalla merupakan tokoh intelektual yang begitu handal, begitu juga kiprah Jusuf kalla, disini saya tidak meragukan lagi bila jokowi telah memilih pasangan yang tepat dalam membangun kemajuan di tanah air untuk masa lima tahun kedepan. Teuku Dani berpendapat bahwa Jusuf kalla merupakan salah seorang tokoh perdamaian Aceh, hal ini juga masih  terpahat dalam kenangan sejarah ketika Aceh berstatus Konflik Bersenjata, hanya sosok Jusuf Kalla yang memilih agar Konflik itu selesai secara bermartabat dan bisa di terima oleh ke dua pihak yaitu antara GAM & Pemerintah RI.

Kiprah Jusuf Kalla tentang perdamaian, bukan di Aceh saja,  sosok jusuf kalla juga andil dalam ke ikut sertaannya dalam penyelesaian Konflik di Philipina, saya percaya dan yakin di hati masyarakat Aceh dan seluruh masyarakat di tanah air ini masih mengingat dan mengenang nama seorang tokoh intelektual yang penuh nasionalisme yaitu Jusuf Kalla, disini saya sangat berharap kepada seluruh masyarakat di tanah air agar jangan mudah terprovokasi oleh nyanyian – nyanyian pembodohan serta pembunuhan karakter yang sengaja di hembuskan oleh pihak – pihak lain yang sengaja menjatuhkan pamoritas kedua pasangan ini, Ujar Teuku Dani.

Kemudian Teuku Dani Menambahkan, Negara ini sedang di landa oleh berbagai kasus , baik itu kriminalitas, korupsi,bencana alam dan kesenjangan sosial yang semakin hari semakin meningkat,  kita perlu membaca sejarah serta perkembangan bangsa ini kedepan, kita tidak mungkin selamanya menghujat pemerintah, mungkin saja pemerintah yang selama ini memimpin bangsa ini belum melihat keadaan rakyatnya hingga ke berbagai pedalaman pelosok di dalam negeri, saya yakin kedua pasangan ini mampu membuat perubahan untuk bangsa ini, kita harus mampu membuang kebiasaan buruk untuk mencapai kemakmuran dan kemajuan Negeri ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s