Ini Saran Jokowi Agar Dana Haji tak Dikorupsi


Minggu, 25 Mei 2014, 13:01 WIB
 
Republika/Agung Supriyanto
Jamaah calon haji Indonesia.
Jamaah calon haji Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN — Calon presiden yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo (Jokowi) mengomentari kasus korupsi dana haji yang melibatkan Menteri Agama Suryadharma Ali.

Jokowi menilai, yang harus dilakukan agar dana haji tak dikorupsi adalah membenahi sistem. Menurut dia, sistem harus dibangun agar menutup sekecil mungkin celah korupsi. Caranya yaitu dengan membuat semua sistem menjadi sistem online.

“Secara keseluruhan yang harus dibangun itu sistem. Sistemnya semua harus di-elektronikkan. e-budgeting, e-purchasing, e-procurement, audit juga e-audit. Hal-hal yang berhubungan dengan perijinan juga izin online. Itu yang harus dibangun,” ujar capres yang berpasangan dengan Jusuf Kalla tersebut.

Sebenarnya, sistem pemerintahan online sudah dibangun Jokowi di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan sistem e-budgeting, e-purchasing, e-procurement, dan e-audit dengan cash management system. Pemprov DKI, mulai tahun ini, juga sudah menerapkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) online.

Seperti diketahui, Menteri Agama Suryadharma Ali telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua Umum PPP tersebut diduga telah melakukan korupsi dana haji.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s