Membuka Satu Katup Aspirasi


logo

Sebuah pertanggungjawaban politik polling menteri yang dilakukan oleh Jokowi Center dan Radio Jokowi.

Teman-teman pers yang baik…

Begitu kami meluncurkan polling menteri hari (24/7) ini, ada banyak tanggapan dari masyarakat luas. Hampir sebagian besar menyatakan dukungan dan antusias yang tinggi terhadap kegiatan tersebut. Itu bukti bahwa betapa banyak masyarakat yang ingin bersuara dan memberikan usulan. Oleh karena itu, kami berpikir ada baiknya kami memberikan semacam pertanggungjawaban politik, baik kronologi, proses maupun klarifikasi.

Pertama, tentang Jokowi Center. Mohon dibedakan dengan Jokowi Centre. Keduanya berbeda lembaga walaupun tujuannya sama. Jokowi Center, didirikan seminggu setelah Pak Jokowi diumumkan sebagai pemenang di Pilgub DKI. Kemudian kami, relawan-relawan yang mendukungnya, segera rapat untuk membuat sebuah media yang mencoba ‘mengawal’ dan terutama melembagakan pemikiran dan laku politik Pak Jokowi. Saat itu kami sudah berpikir bahwa Pak Jokowi seyogianya didorong menjadi calon Presiden RI. Maka kami membuat situsweb www.jokowicenter.com dan diluncurkan pertama kali pada tanggal 28 Maret 2013. Jadi, Jokowi Center itu ada jauh hari sebelum hiruk pikuk Pilpres 2014. Anda bisa lacak dari situsweb kami dan akun twiter kami.

Kemudian hampir setahun sesudahnya, kami menginiasi lembaga baru untuk membantu kampanye Pak Jokowi ketika ia positif dicalonkan menjadi Capres oleh PDIP. Nama lembaga tersebut adalah Radio Jokowi. Radio ini dibuat dengan sistem streaming menggunakan teknologi internet. Tentu kami mendapatkan suntikan tenaga-tenaga relawan baru.

Saya harus tegaskan di sini bahwa kami relawan. Tidak menerima dana sepeserpun dari pihak di luar kami. Kami bekerjasama, bergotong royong untuk mengadakan kegiatan kami sendiri sampai sekarang.

Seminggu sebelum Pilpres dihelat, sudah ada pembicaraan kami bahwa ada baiknya kami mulai ikut ambil bagian menjaring aspirasi masyarakat tentang nama-nama menteri. Tapi saat gagasan itu muncul, kami kerjakan pelan-pelan, tanpa dipublikasikan. Sebab saat itu energi semua relawan fokus ke arah kemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Begitu usai hitung cepat versi televisi, hari itu juga kami rapat. Inti dari rapat tersebut adalah membagi tim menjadi 5 untuk meneruskan kegiatan soal menjaring aspirasi menteri dari masyarakat.

  • – Tim I: Bertugas keliling ke beberapa kota untuk melakukan FGD dengan beberapa kelompok. Beberapa kota yang kami kunjungi: Surabaya, Denpasar, Makassar, Jakarta dan tentu saja Yogyakarta. Kami diskusi dengan para aktivis, politikus, relawan, wartawan, akademisi dan seniman.
  • – Tim II: Mencari jejak rekam nama-nama yang muncul dari sisi integritas dan kapabilitas. Kemudian membuat tabulasi. Sebab yang muncul hampir 500 orang dan kami hanya bisa memilih menjadi 104 orang.
  • – Tim III: Membuat teknologi agar masyarakat dengan mudah bisa memilih.
  • – Tim IV: Tetap menjalankan aktivitas reguler di Radio Jokowi dan Jokowi Center.
  • – Tim V: Menyusun jadwal dan mempersiapkan rapat-rapat dan mesistematisasi kerja. Maklum kami terdiri dari ragam profesi yang berbeda sehingga harus ada yang mengatur itu semua.

Kedua, kerja yang baik bukan secara otomatis kerja yang sempurna. Ketika kami akhirnya meluncurkan polling menteri tepat jam 06.00 pada tanggal 24, kami menyadari bahwa apa yang kami lakukan bukanlah sesuatu yang sempurna. Ada banyak nama, ada juga persoalan teknologi, dan sekian hal lain. Kami serius mengerjakannya dalam kapasitas kami sebagai relawan yang pasti punya keterbatasan. Tetapi kami ambil risiko ini agar setidaknya ada katup yang terbuka. Kalau misalnya ada katup aspirasi lain yang juga terbuka, tentu kami senang. Tidak ada pikiran sedikit pun di diri kami soal kompetisi. Yang ada di pikiran kami hanya: kerjasama. Hal yang sesuai dengan pemikiran Pak Jokowi.

Ketiga, tidak bisa menyenangkan semua orang. Kesungguhan kami mengerjakan kegiatan ini juga kami landasi dengan sikap bahwa kami tidak bisa membuat semua orang senang. Dan kami menolak intervensi dari manapun untuk memasukkan nama dan mencabut nama. Ini kerja tim yang dilakukan dalam waktu lama (terutama proses menjaring nama-nama). Hal tersebut tidak bisa dipertukar dengan apapun karena kami diberi amanat oleh banyak orang. Bahwa kami tidak bisa menyenangkan hati orang, kami terima risiko tersebut. Sebagaimana kami yakin bahwa ketika kelak memilih menteri nanti, Pak Jokowi juga tidak bisa menyenangkan hati semua orang. Tugas beliau adalah membawa Indonesia menjadi negara yang hebat, mandiri dan bermartabat. Bukan untuk menyenangkan hati semua orang.

Keempat, menyangkut teknis ke depan soal polling menteri, kami mengagendakan akan ada rilis hasil polling pada pertengahan Agustus dan pertengahan September.

Kelima, ada kemungkinan kami akan mengadakan kegiatan off line untuk misalnya melakukan diskusi, baik diskusi terbatas maupun diskusi publik tentang visi misi terhadap masing-masing nama yang terpilih. Dengan catatan jika pendanaan kami memungkinkan.

Keenam, sebagai relawan tugas kami adalah menjaring aspirasi rakyat semampu kami dengan segala keterbatasan. Keputusan siapa yang akan menjadi menteri nantinya, tentu saja tetap menjadi hak prerogatif Pak Jokowi.

Demikian pertanggungjawaban ini saya buat, semoga bermanfaat. Jika ada kekeliruan dan kealpaan tim ini, maka tanggungjawab sepenuhnya ada di pundak saya

 

Yogyakarta, 25 Juli 2014

 

Puthut EA

(Penanggungjawab)

Email: puthutea@yahoo.com

 

Daftar koordinator relawan:

1. Koordinator Radio Jokowi dan Jubir: Wisnu Prasetya Utomo. Email: utama4@gmail.com

2. Koordinator Jokowi Center: Randi Dinanta. Email:   randidinanta@gmail.com

3. Koordinator Kerjasama: Fendry Ponomban. Email: fendry@gmail.com

4. Korrdinator Sistem TI:  Aditya Rizki. Email: buluhijau@gmail.com

5. Koordinator Media Sosial: Rifqi Muhammad. Email: rifqimail@gmail.com

 

Catatan: Jika kawan-kawan wartawan membutuhkan wawancara, kami sudah sepakat menunjuk saudara Wisnu Prasetya Utomo sebagai jubir kami.​​​​

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s