Biarkan Kejahatan Israel, Turki Kritik PBB dan Barat


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, mengkritik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara-negara Barat karena membiarkan kejahatan rezim Zionis Israel.

PRESIDENT OF TURKI

 Menurut laporan Today’s Zaman, Erdogan dalam pidatonya di forum Uni Parlemen Negara Islam (PUIC) di Istanbul, Rabu (21/1/2015), mengatakan ketika Israel membantai lebih dari 2.500 perempuan dan anak-anak Palestina tahun lalu, semua negara Barat dan PBB bungkam terhadap tindakan terorisme itu, berbeda saat serangan terjadi di Paris.

Erdogan menyeru negara-negara Islam untuk bersatu melawan terorisme yang mengincar kaum Muslim sebagai target pertamanya. Dia mengatakan, satu-satunya jalan melawan krisis yang ada di dunia Islam adalah persatuan dan kekompakan.

Presiden Turki juga mengkritik sikap bungkam Barat terhadap beberapa serangan teror yang terjadi di Nigeria, Libya dan Irak. Menurutnya, jika Barat hanya mengecam serangan yang menargetkan para seniman dan wartawan, maka mereka juga harus mengutuk pembunuhan awak media yang dilakukan Israel dalam beberapa tahun terakhir di Palestina.

Di akhir pidatonya, Erdogan menegaskan bahwa teroris atau kelompok teroris tidak akan pernah bisa menjadi wakil kaum Muslim atau dunia Islam dan tindakan mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan Islam.

Perwakilan parlemen dari negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), bertemu mulai tanggal 20-22 Januari di Istanbul. Kepemimpinan periodik PUIC saat ini berada di tangan Republik Islam Iran dan akan diserahkan kepada Turki untuk satu tahun ke depan. (IRIB Indonesia/RM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s